Kombel SMPN 2 Pangkalan Banteng Manfaatkan IFP untuk Tingkatkan Kualitas Mengajar Guru

Oleh Edi Susilo, S.Pd. | 4 Januari 2026
Kombel SMPN 2 Pangkalan Banteng Manfaatkan IFP untuk Tingkatkan Kualitas Mengajar Guru

Sungai Bengkuang, 3 Januari 2026 – Komunitas Belajar (Kombel) guru di SMP Negeri 2 Pangkalan Banteng menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengadopsi teknologi terkini. Mereka secara aktif memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Tulis Interaktif yang dimiliki sekolah, tidak hanya sebagai alat mengajar di kelas, tetapi juga sebagai media utama dalam kegiatan pengembangan profesional guru.

Kombel, yang merupakan wadah kolaborasi dan pembelajaran bagi para pendidik, kini mengintegrasikan IFP ke dalam agenda rutin mereka. Dalam forum-forum diskusi kombel, guru saling berbagi tutorial, merancang materi interaktif, dan mengeksplorasi fitur-fitur canggih IFP untuk berbagai mata pelajaran.

"Kombel kami menjadi lebih hidup dan produktif dengan adanya IFP. Alat ini menjadi fokus untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan technological kami," ujar Koordinator Kombel SMPN 2 Pangkalan Banteng, Bapak Mariska merry agitanda, S.Pd.Gr "Kami tidak hanya belajar teori, tetapi langsung praktik membuat konten digital, simulasi, dan merancang assessment interaktif yang bisa dipakai bersama."

Kepala SMPN 2 Pangkalan Banteng, Salesius Burung, S.Pd., sangat mendukung inisiatif ini. Ia melihat pemanfaatan IFP dalam kombel sebagai strategi yang efektif untuk capacity building. "Investasi teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas guru. Melalui kombel, IFP menjadi stimulus bagi guru untuk saling menginspirasi, berinovasi, dan akhirnya memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa," paparnya.

Dampaknya langsung terasa di kelas. Guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengoperasikan teknologi, sehingga proses transfer pengetahuan ke siswa menjadi lebih smooth dan menarik. Siswa pun merasakan dampak positif dari peningkatan kompetensi gurunya.

"Inovasi yang didorong oleh kombel guru ini adalah kunci kemajuan sekolah. Ke depan, kami akan terus mendukung kombel untuk menjadi center of excellence dalam pembelajaran berbasis teknologi di sekolah kami," pungkas Kepala Sekolah.

Dengan semangat kolaborasi dalam kombel, pemanfaatan IFP di SMPN 2 Pangkalan Banteng telah melampaui sekadar alat presentasi. Ia telah menjadi katalisator bagi terciptanya budaya belajar berkelanjutan di kalangan pendidik, yang pada ujungnya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.